
Gunungkidul – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gunungkidul bersama dengan dengan CV. Geo Art Science melakukan kegiatan pemaparan laporan akhir penyusunan dokumen Kajian Risiko Bencana Kabupaten Gunungkidul tahun 2026-2030, Selasa 20 Mei 2025. Kegiatan ini berlangsung di Rumah Makan Warung Sego Abang, Gunungkidul, dan dihadiri oleh perwakilan dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) yang turut berperan dalam proses penyusunan dokumen tersebut. Paparan ini menjadi bagian dari tahapan akhir penyusunan dokumen kajian risiko bencana yang bertujuan untuk menyampaikan hasil kajian secara menyeluruh kepada para pemangku kepentingan, sekaligus menerima masukan sebagai bahan penyempurnaan.
Dalam paparannya, Galih Aries Swastanto, S.Pd., M.Sc tenaga ahli dari CV. Geo Art Science yang di pandu Agus Wibawa. Arifianto, ST, M. Eng mengungkapkan hasil kajian dari 12 potensi bencana yang ada di Kabupaten Gunungkidul mulai dari analisis bahaya, kerentanan, kapasitas daerah hingga risiko bencana. Kemudian Galih menjelaskan jika potensi bencana prioritas di Kabupaten Gunungkidul adalah bencana Kebakaran Hutan dan Lahan berdasarkan tingkat risiko yang tinggi serta kecendrungan kejadian yang meningkat. Galih juga menekankan perlu adanya aksi dari organisasi perangkat daerah (OPD) dan memberikan rekomendasi generik dalam penanggulangan bencana.
Dengan terlaksananya kegiatan pemaparan ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat memiliki pemahaman yang sama terhadap hasil kajian, serta mampu membangun sinergi yang lebih kuat dalam menghadapi potensi risiko bencana di Kabupaten Gunungkidul.

